Newest Post
7 Cara Mudah Mengatasi Stress Berat
1. OlahragaCukup dengan berlajan - jalan atau jogging kurang lebih 15-25 menit 4 hari seminggu dapat membantu tubuh anda menghilangkan adrenalin dan menghasilkan endorfin atau disebut obat penenang alami yang diproduksi tubuh.
2. Yoga
Banyak orang berkata bahwa cara ini dapat mengatasi stress. Latihan yoga berfokus pada teknik pernapasan, gerakang tubuh, dan pikiran.
3. Pijat
Setelah bekerja keras siang malam, tidak ada salahnya anda untuk mencoba opsi yang satu ini. Selain untuk mereganggkan otot yang kaku, pijat juga membuat kita rilek, bahkan sampai membuat kita tertidur.
4. Tertawa
Sewalah film komedi atau sempatkan menonton acara komedi di TV seperti OVJ, Facebooker, YKS, dll.
5. Mendengarkan Musik
Cari lagu favorit anda dan dengarkan sambil tiduran. Musik sangat bagus untuk merileksasi otak kita. Jika anda bisa bermain alat musik seperti gitar lebih baik lagi untuk mengatasi stress.
6. Bermain Game
Inilah yang saya lakukan jika saya sedang banyak pikiran. Lupakan semua masalah anda dan pokus pada game yang anda mainkan. Jangan pilih game yang memerlukan pikiran yang extra.
7. Positif Thinking
Semua orang pasti pernah mendapatkan ujian, tapi dibalik semua itu pasti ada jalan keluarnya dan kita dapat mengambil pelajaran darinya.
hallo nama aku RENA LORENZA suka di panggil Rena,.
Tempat tanggal lahir aku ciamis, 17 November 1999.
Hobby aku memasak.
Pelajaran yang paling disukai ku Bahasa Indonesia.
Sekarang aku tinngal di Desa Panumbangan Kecamatan Panumbangan.
Dan sekarang aku sekolah di SMPN 1 Panumbangan
Kelas 9G
Tempat tanggal lahir aku ciamis, 17 November 1999.
Hobby aku memasak.
Pelajaran yang paling disukai ku Bahasa Indonesia.
Sekarang aku tinngal di Desa Panumbangan Kecamatan Panumbangan.
Dan sekarang aku sekolah di SMPN 1 Panumbangan
Kelas 9G
wilujeng sumping di blog simkuring.
kali ini saya akan memposting tentang"disiplin dalam belajar".
kali ini saya akan memposting tentang"disiplin dalam belajar".
A.
Pengertian
Disiplin Dalam Belajar
Disiplin adalah kepatuhan terhadap peraturan atau tunduk pada
pengawasan atau pengendalian. Kedua disiplin yang bertujuan mengembangkan watak
agar dapat mengendalikan diri, agar berprilaku tertib dan efisien. Sedangkan disiplin menurut Djamarah adalah
"Suatu tata tertib yang dapat mengatur tatanan kehidupan pridadi dan
kelompok”. Kedisiplinan mempunyai peranan penting dalam mencapai tujuan
pendidikan. Berkualitas atau tidaknya belajar
siswa sangat dipengaruhi oleh paktor yang paling pokok yaitu kedispilan, disamping paktor
lingkungan, baik keluarga, sekolah, kedisiplinan setra bakat siswa itu sendiri.
Belajar adalah suatu
panggilan hidup karena tanpa belajar akan mengakibatkan menurunya kualitas diri
seseorang. Penjelasannya, melalui belajarlah seseorang akan menjadi sadar akan
dirinya dan lebih baik dalam menjalani kehidupannya yang penuh warna-warni.
Hanya saja untuk belajar secara konsisten tidaklah segampang yang dikira karena
membutuhkan kesadaran diri, dimana kesadaran diri tersebut dapat termanifestasi
dalam disiplin belajar. Definisi disiplin belajar sangat banyak dari ahli-ahli
pembelajaran, namun dalam tulisan ini akan menggunakan pengertian disiplin
belajar menurut penulis sendiri. Tepatnya, disiplin belajar adalah kesadaran
diri untuk mengendalikan atau mengontrol dirinya untuk sungguh-sungguh belajar.
Berpijak pada definisi
tersebut, diketahui bahwa disiplin belajar sebenarnya suatu bentuk kesadaran
diri untuk mengendalikan dirinya. Dalam hal ini, disiplin belajar berfungsi
sebagai pengendali diri yang berada pada diri orang tersebut sehingga belajar
akan penuh kesadaran, tanpa paksaan dan penuh sukacita/bersyukur. Spesifikya
yaitu orang yang berdisiplin belajar akan belajar tanpa paksaan dan sadar untuk
belajar dan belajar. Memang untuk mengaplikasikan pengertian disiplin belajar
ini tidaklah mudah tetapi tidak berarti tidak mungkin berhasil. Karena untuk
mampu disiplin dalam belajar memerlukan suatu perenungan untuk terus bertanya
pada diri mengapa saya harus belajar hingga orang tersebut memperoleh suatu
alasan yang mendalam dan memuat spiritualitas, emosi dan kognitif mengapa harus
belajar.